Kamis, April 09, 2009
Mengatasi Telinga Sakit Saat Landing
nah, ada cara jitu bagi anda2 yang mengalami hal serupa. jadi dulunya ada kawan yg bilang, emut permen pit, biar g sakit. namun ternyata saat nduk pit praktekkan, g ngefek juga. eh ternyata, solusi penangkalnya adalah pada bagaimana kita menelan ludah nya.
jadi saat pesawat sudah keliatan miring2 atau turun untuk landing, segera emut permen. atau saat telinga anda mulai merasa sakit, emut permen. permen alot atau chewing candy lebih disarankan, sebab membantu pergerakan rahang saat nantinya harus menelah dengan kuat.
kumpulkan beberapa air ludah di mulut, hehe i know it sound njijiki tapi memang kita harus menelan jumlah air ludah yg cukup banyak saat menelan, bukannya makan permen juga sebenarnya aktifitas menelan ludah yang diberi perasa buah2an ya, huehe. nah, setelah terkumpul banyak, telan kuat2. sangat kuat hingga telinga anda merasakan aktifitas penelanan ini. ehmkkkkk!!!
ulangi beberapa kali sampai terdengar bunyi plop di telinga anda, atau sampai anda tidak merasakan sakit lagi. awal melakukan ini, saya menghabiskan 6 permen mentos. dan terakhir kemaren berkurang hanya dengan 3 permen sugus rasa stroberi. it works! it works! telinga saya sudah g sakit lagi. bahkan sebelum landing, telinga ini sudah bisa mengadjust perbedaan tekanan dengan sempurna.
selamat mencoba and have a nice and save flight! :)
Rabu, April 08, 2009
Allah, Lima Jari
oke2, jadi suatu hari, nduk pit membasahi tangan kanan dan serta merta menempelkannya di dinding. sekilas seperti gambar tangan biasa. nduk pit pun menghubungkannya dengan garis2, menuliskannya dr tangan yg sudah dibasahi kembali. dan g nyangka, itu hasilnya persis dengan lafadz Allah. itungan jari2nya jg pas. sebenernya nduk pit ndak terlalu suka dengan hal2 seperti ini, sebab kadang terkesan dicocok2kan saja. tapi coba perhatikan.
jari keingking adalah alif, jari telunjuk adalah lam pertama, jari tengah adalah lam kedua, jari manis dan jari kelingking membentuk ha'.dan kebesaran Allah manakah yang tidak kau perhatikan, hai orang2 yg berfikir :)
Jumat, Maret 06, 2009
mereka ada
dan satu pekerjaan yang bagi saya akan sangat berat dilakukan adalah menjadi satpam. iya. bayangkan saja anda kebagian menjaga toko buku di gramedia. orang berlalu lalang, tapi tetap pemandangannya itu itu saja. bosan, lelah, harus berdiri seharian, dan tetap waspada. that's damn hard for me. atau menjadi satpam bank yang menunggu pintu masuk sebuah bank. berdiri disana, seharian, AC full mode on. mampus!
dan saat IRC (perpus) UTP memberlakukan new attire-nya, dipasanglah seorang satpam disana. yang selalu memantau apakah sang student memakai id card nya, dan tidak memakan sendal. siang itu saya hanya hendak mengembalikan buku saja. melihat saya memanggul tas ransel hitam segede gaban, beliau pun mengingatkan peraturan yang mewajibkan tas diletakkan di loker2 bawah. "iya cik, nak return buku saja" sembari tersenyum. dan selang beberapa menit setelah mengembalikan buku, saya pun bergegas menuju CIMB bank untuk "membobol" ATM. ah, jalan satunya lebih pendek. saya pun berbalik arah. pak guard itu pun menyapa dan menanyakan kenapa berbalik arah. "iya cik, jalan ini lebih dekat" sembari tersenyum lagi. ah, cik.. tugasmu terlalu berat. tugasmu terlalu membosankan. dan semua orang tidak menganggapmu ada! sambil melihat uban di rambutnya, saya pun menganggukkan kepala seraya tersenyum menandakan saya pamit dan berlalu darinya. ah..
dan suatu malam saat saya makan fish n chip di kedai V3, datanglah 3 mak cik-mak cik berseragam coklat. mereka mendapat giliran malam rupanya. satu persatu mereka memungut sisa2 piring dan gelas, kemudian memasukkannya ke dalam troli. di ujung meja sana, tampak 2 anak undergrade yang mejanya sedang dibersihkan oleh mak cik ini. muka mereka melengos, menatap ke satu sisi yang lain yang tidak ada mak cik di dalamnya. dan mak cik itu, dengan begitu merunduknya, membersihkan mejanya. hey, mak cik itu ada! ia berwujud, tidak kasat mata. hey, ia ada di depanmu! dodol!
ah, sombongnya kita. seperti kata mas mujib, dunia ini hanya titipan, harta adalah titipan, kehormatan adalah titipan, pangkat adalah titipan, anak adalah titipan, istri/suami adalah titipan, pun cinta dan kasih sayang adalah titipan. itu semua adalah milik Allah yang dititipkan ke kita. bukan milik kita. hanya karena Allah menitipkan lebih, bukan berarti itu milik kita, dan bukan berarti itu memberi hak kita untuk sombong, itu loh bukan milik kita!
dan saat mak cik itu menuju meja saya, saya pun melihat wajahnya dan memberi senyum, "trimakasih, cik". ah, wajah itu sangat manis, wajah tua yang sangat bersahaja, seperti milik satu orang yg saya hormati.
Selasa, Februari 10, 2009
10.02.09
Jumat, Februari 06, 2009
numpak mobil ambek mbecak
ho'oh si jane, aku yo setuju. tapi siji hal sing menurutku iso dadi keuntungan kuliah nang univ gede lan terkenal, koyoto ITS (sing teko UI, ITB, UGM, ojok ngamuk ya.. lawong aku ancen arek ITS kok, yo ga popo si almamaterku tak umbul2no dewe :p). yoiku: KESEMPATAN SING LUWEH JEMBAR.
yo cak, ning, dadi lek samean kiy kuliah nang ITS, kesempatan gawe berkembang kiy okeh. iso melu event2 kelas nasional bahkan internasional. koyoto robot2an ITS sing terkenal kuwi. nah, lek wes weruh lan enek kesempatan bertanding secara nasional lan internasonal maeng, lak wawasan'e kene dadi terbuka lebar. ra mung jago kandang. menang lomba cerdas cermat 17-an nang balai desa ae wes sombong. ngunu contohe.
trus lek sekolah gede biasane fasilitase lengkap. profesor'e yo okeh. kan secara univ e yo gak gelem ngangkat dosen ecek2 toh, lak tambah delahom mengko murid2e. dadi inputan sing dilebokne utek kiy yo wes sortiran, duduk reject-an. opo sing awakdewe garap pun kwalitas'e nasional, g ecek2. projek2 gede teko perusahaan gede lak yo parane nang univ gede toh. mosok nang univ cilik2. nah, kuwi gawe nambah pengalaman2.
meneh, lek melu kegiatan ekskul2, UKM2, tah BEM opo melu lomba karya tulis, tingkat'e yo gak ecek2 rek. g demen2. mesti nasional. trus mesti disawang, diregani ambek kanca2ne. ngerti dewe toh lek arek2 kuwi perang2an almamater pas nglumpuk2. sing biru enom, kuning, biru tuwek, abu2-coklat, lak mesti ketok rodo methentheng ngunu. lambang'e diduduh2ne, digaweni nang ndi2, masio tah howone sumuk. eee.. bocah. lah sing liyane kari mindik2 ae. warna jas wes kentekan dijupuki sing gede. dadine aneh2. tur lambang'e yo mending g diwenehi lambang, ngunu pikire. hehehe. trus sisan kan lek ngadakno kegiatan wani ngundang univ liyo. lah jajal melu BEM e univ antah berantah, ape undang mbok2e kan yo sungkan disik.
trus sisan lek enek beasiswa gede2, utowo lowongan gawean sing bonafid, lak mesti akeh diuncalno nang univ gede. kan kadang enek toh sing nulis kudu teko PTN2 berakreditas A, terkenal de el el. iku juga buka peluang. durung lek wes mlebu kerjo, lek bos2mu soko univ sing podo, lak luweh diperhatekne, diutamakne, lawong adik'e dewe. ngene iki jane yo ngerugikne, terutama sing soko uni cilik2. tertindas, dianaktirino, dadi ndak iso berkembang. tapi yo piye yo, biasane lek sak univ kiy karakter'e podo, dadine penak lek dijak kerjo bareng.
yo kuwi maeng beberapa hal sing nguntungno. kan yo bedo yo rek lek awak dewe numpak mobil ambek nyingklak becak. luweh cepet sampek, tur iso nang ndi2 sing luweh adoh, tur gengsi ne duwur, tur iso luweh pinter diasah mergo okeh lan komplek navigasinya. lah lek becak lak bondo sikil tok se, hehe.
tapi yo pancen tetep balik nang sopir'e, mobil tah becak maeng. lek wes diwenehi tumpakan mobil tp sik delahom yo tambah luweh goblok tinimbang sing mbecak! lah piye, lawong kesempatan'e wes onok kari jupuk kok malah gak digawe.
oke2. yo wes ngunu disik. keluwen aku.
Minggu, Desember 14, 2008
selamat jalan dik..
Di hari jum'at, tepatnya 12 Des 2008...
entah knapa saya berkostum hitam saat ke kantor
saat waktu menunjukkan 16.30, ada sms yg membuncakkan isi hati
tak karuan
perasaan sedih bercampur tidak percaya
seakan saya sendang mendengar gosip di TV
yah...sayapun tercengang
tak lama kemudian, HP-pun berdering
tak ada niat kuangkat
karna aku tak mau isi sms itu dibacakan lewat telpon
jempol tanganku akhirnya bertindak seakan ada gertakan dari langit
saat itu pula....Teman Sepermainanku terkabar telah tiada
Innalillahi wa inna ilaihi roji'un...
Tapi tidak dengan sore itu, 16 Januari 2007. Ditengah-tengah kesibukan edit berita di ITS Online. Sebuah ringtone sms menghentikan ketikan tangaku di keyboard dan beralih ke keypad motorolaku. Sore itu memang aku berharap tak ada sms yang datang, karena sobat dkatku paginya dikabarkan kritis. Dia divonis kanker kelenjar getah bening sekitar 3 bulan lalu. Dan praktis sejak lebaran dia tak pernah kuliah lagi
Dengan hati resah aku membuka sms dari Ratna. Innalillahi wa inna Ilaihi Raji’un. Dedi Kuncahyono telah dipanggil Sang Rabb. Mataku mulai berkaca-kaca. Hati ini mulai menjerit. Aku pun teringat kalau teman-teman angkatanku sedang maen bola di lapangan perpus bawah. Berlari menuju lift dan turun dengan kotak kosong besi itu
Saat kutemui teman-teman yang sedang asyik bermain bola. Kukatakan "Sudah tahu berita Kun?". Rangga pun menjawab "Udah, besok pagi kan kita berangkat". "Nggak, Kun dah gak ada". Tercengang, terkejut, semua langsung menghentikan permainan dan berlari ke arahku. "Hah! bener?", tatapan muram pun mulai berada di wajah mereka. Kami pun segera berkoordinasi dan memutuskan berangkat malam itu juga. Sekitar jam 21.00 kami pun. memacu 3 mobil ke arah madiun
Gundukan tanah mulai terbetuk. Sepasang penanda pun ditancapkan. Dedi Kuncahyono, 16 Januari 2007. Allahu Akbar. Aku pun meraih sejumput tanah dan kutambahkan gundukan itu. Menaburkan bunga ditempat peristirahatannya. Allahu Akbar. Wajahku basah oleh airmata. Do’a yang terbaik kupersembahkan padamu, Sobat. Selamat jalan…..
seperti halnya yang dituliskan Yudha atas Bayu
Selamat tinggal temanku, sahabatku
Kemarin aku sempat mengangkatmu
mengantarmu ke tempat sempit itu
Kau boleh pergi
Tapi satu yang perlu kau ingat
Namamu akan selalu dikenang
Karena saat ini kau meningalkan kami sebagai orang besar
masih terngiang hingga kini, kalimat yang sering diucapkannya. masih terpatri dengan nada yang sama, warna suara yang sama, dan frekuensi yang sama persis. "te, semangat te!". I still remember his smile, hitam rambutnya, manis senyumnya. warna baju orange yang dipakainya saat pertemuan terakhir kami, makan bersama terakhir kami.....
i miss you, pon.. i miss you. apa kabar kau disana? semoga baik2 saja dan Allah selalu menyayangimu. dan.... selamat jalan dik Bayu... innAllaha ma'ana...
Kamis, November 27, 2008
it's now or never
this post's for u... ;)
i have a theory, jika seorang laki2 sudah merasa mapan dan merasa sanggup menafkahi keluarga, otomatis dia akan mulai mencari pendamping hidup. lirik kanan, lirik kiri. memindai wanita2 di sekitarnya.
nah, vice versa, jika seorang laki2 masih meiliki banyak pertimbangan dan ketakutan apakah bisa menafkahi keluarganya, ia cenderung untuk mengelak jika diajak berbicara tentang rencana masa depan.
seiring dengan posting nduk pit tentang jangan terlalu jauh bermimpi bagi wanita, maka untuk laki2 adalah jangan terlalu jauh mempertimbangkan. seorang kawan pernah bercerita kenapa baiknya sesudah lamaran untuk segera menikah, adalah agar mimpi sang wanita tidak terlalu jauh, dan ketakutan sang laki-laki tidak semakin membesar. ben.. nekat! kata teman yg laen, siap g siap, kudu siap lawong wes wayah'e, sudah waktunya :)
oke2, back to topic. alkisah di sebuah negeri nun jauh disana hiduplah 2 pasang insan, mbak X dan mas Y. keduanya mulai dekat, saling mengagumi, saling memberi perhatian. dan tersebutlah setelah lulus dr masternya, mas Y ini keterima di perusahaan BUMN bonafit, emprit airways.
hnaaaaaah.. saran nduk pit untuk mbak X ini adalah, true to your heart! tunjukkan suka kalo memang suka pada mas Y ini. jangan pake acara shy shy cat. malu tp mau. sebab mas Y kini tengah bersiap melakukan pemindaian, scanning in progress. g harus bilang suka si, berikan kehormatan kepada mas Y untuk melakukannya. yang harus dilakukan mbak X adalah "memancing". huehe.. emang'e ikan?! :p kasih perhatian2 kecil lah. dan jangan menjauh, jika memang mbak X ingin menjadi istrinya dan bukannya wanita lain. sebab di luar sana, mas Y akan menghadapi beragam godaan dari wanita2 yg lain. walo belum tentu si wanita yg menggoda, bisa saja mas Y yang melakukannya karena tak kunjung ada harapan dr mbak X.
so.. mbakku yg manis... IT'S NOW OR NEVER!!!
sikaaaaaaaaaaaaatttttttt :D
